Our social:

Latest Post

Kamis, 09 Maret 2017

Pengetahuan mengenai tanah dalam ilmu sumur jogja | suntik sumur jogja



          Suntik sumur jogja kali ini membahas tentang tanah. Tanah dalam bahasa inggris adalah sand, dalam ilmu geologi merupakan salah satu bagian dari bumi yang berada paling atas atau sering di sebut dengan kerak bumi, tanah mempunyai peran yang sangat penting dan fital dalam kehidupan manusia, karena tanah merupakan tempet unttuk tumbuh nya tumbuhan untuk di makan oleh manusia, tanah juga tempat di mana hewan bisa hidup, dan tanah adalah tempat di mana manusia bertempat tinggal dan melangsungkan kehidupan nya. Dapat kita bayangkan jika di muka bumi ini tidak ada daratan tanah, mungkin saja tidak akan ada manusia yang hidup.
            Di dalam tanah terkandung salah satu sumberdaya alam yang juga penting untuk keberlangsungan hidup manusia yaitu sumber air yang baik yang bisa di gunakan oleh manusia untuk memenuhi keperluan sehari hari nya. Oleh karena itu dalam ilmu mengenai gali dan pengeboran sumur sangat di perlukan pengetahuan mengenai tanah dan kandungan air di dalam nya.
Baca juga artikel mengenai Cara menentukan suntik sumur

Jenis jenis tanah

Secara kasat mata kita dapat membedakan karakeristik tanah yang nampak di permukaan tanah, jenis jenis tanah ini dapat kita bedakan menjadi beberapa jenis tanah tergantung dari mana materi pembentuk tanah tersebut.

1.      Tanah pasir

Tanah jenis ini tersusun oleh batuan sedimen dan bebatuan beku yang memiliki ukuran yang kecil akan tetapi tanah pasir ini memiliki butiran butiran dengan permukaan yang kasar. Tanah pasir dapat di tanami tumbuhan apabila di olah dengan tepat.

2.      Tanah humus

Tanah humus merupakan tanah yang terbentuk dari proses pelapukan bahan organik seperti tumbuhan. Tanah ini biasa nya terdapat di wilayah hutan tropis. Jenis tanah humus adalah jenis tanah yang paling subur untuk di gunakan sebagai lahan pertanian karena mengandung unsur hara yang tinggi.

3.      Tanah hasil endapan / aluvial

Tanah aluvial terbentuk dari lumpur air sungai yang mengendap, tanah aluvial biasanya di temukan di dataran rendah dan sekitar aliran sungai. Tanah aluvial juga cocok untuk di jadikan lahan pertanian

4.      Tanah vulkanik

Tanah vulkanik terbentuk dari material bekas letusan gunung berapi yang mengalami pelapukan, tanah vulkanik dapat dengan mudah di jumpai di sekitar kawasan gunung berapi, jenis tanah vulkanik memiliki unsur hara yang tinggi juga, sehingga memiliki tingkat kesuburan tanah yang tinggi.

5.      Tanah podzolit

Tanah ini biasa nya di temukan di dataran tinggi yang mempunyai tingkat curah hujan yang cukup tinggi dan mempunyai suhu yang dingin. Tanah jenis ini juga tergolong tanah yang subur

6.      Tanah kapur

Tanah kapur terbentuk dari proses pelapukan batuan kapur yang terjadi selama ribuan tahun, tanah kapur memiliki tingkat kesuburan yang rendah

Lapisan – lapisan tanah

            Dalam ilmu geologi kerak bumi memiliki beberapa lapisan. Lapisan itu dapat di golongkan menjadi beberapa bagian yaitu lapisan tanah bagian atas, lapisan tanah bagian bawah dan lapisan batuan induk. Berikut ini uraian selanjut nya.
  1. Lapisan tanah bagian atas

Lapisan tanah atas adalah lapisan tanah paling atas dengan ketebalan hingga 30 cm, lapisan tanah ini merupakan lapisan tanah yang mempunyai unsur hara paling tinggi karena pada lapisan ini banyak unsur dari pelapukan bahan organik yang sangat berguna untuk kesuburan tanaman.
  1. Lapisan tanah bagian bawah

Lapisan tanah bagian bawah adalah lapisan tanah yang terdapat di antara kedalaman 30 hingga 60 cm di bawah permukaan tanah. Pada lapisan ini hanya akar dari tumbuh tumbuhan besar yang  memiliki akar tunggang yang dapat menembus lapisan tanah ini. Lapisan tanah ini sering di sebut dengan tanah keras.
  1. Batuan induk tanah

Lapisan ini lah yang di sebut lapisan tanah asli.  Batuan induk tanah ini dapat dengan mudah mengalami pecah karena batuan induk ini sudah sedikit mengalami pelapukan, akan tetapi jida semakin kedalam lapisan batuan induk ini akan di temukan lapisan yang tersusun oleh bebatuan yang belum terjadi proses pelapukan, sehingga pada lapisan ini sangat sulit untuk di tembus oleh akar tanaman keras sekalipun

Pada lapisan batuan induk sudah dapat kita temukan sumber air apabila kita ingin melakukan penggalian, akan tetapi pada lapisan ini baru merupakan sumber air yang masih berada di permukaan, oleh karena itu apabila anda menginginkan sumber air yang melimpah dan tidak mengalami kekeringan anda harus melakukan penggalian maupun pengeboran sampai menembus lapisan tanah batuan induk,

Jenis jenis sumur | suntik sumur jogja




            Suntik sumur jogja akan membahas mengenai jenis sumur. Jenis sumur yang umum nya di pakai oleh masyarakat indonesia ada berbagai macam bentuk, cara pembuatan sumur pun terdapat berbagai macam cara mulai dari yang di kerjakan secara manual ada juga yang di  kerjakan dengan menggunakan mesin mesin bor yang canggih, semakin maju dan berkembang nya teknologi juga mempengaruhi cara pembuatan nya dan jelas akan menigkatkan kualitas air yang di hasilkan juga. Berikut ini akan kita paparkan beberapa jenis sumur yang sering kita jumpai di sekitar lingkungan kita.

1.      Sumur gali

Sumur gali adalah salah satu sumur yang pengerjaan nya masih di lakukan secara manual dengan cara menggali tanah hingga di temukan nya sumber air yang tepat, kemudian galian tersebut di beri dinding sumur agar tanah tidak mengalami kelongsoran. Sumur gali tidak meiliki kedalaman yang terlalu dalam hanya sekitar 10 hingga 20 meter tergantung di mana anda membuat suumur gali tersebut apakah di dataran tinggi ataukah di dataran rendah, apabila penggalian sudah mencapai sumber air penggalian pun akan di hentikan. Pengerjaan sumur gali biasanya memakan waktu yang cukup lama karena hanya mengandalkan tenaga manusia untuk membuat nya. Alat yang di gunakan untuk menaikan air ke permukaan tanah pun biasanya di lakukan secara tradisional yaitu dengan menggunakan tali yang ujung nya di ikat dengan ember dan di kerek ke atas.

2.      Sumur pompa tangan

Sumur pompa tangan di buat dengan cara mengebor tanah hingga kedalaman tertentu sampai mencapai sumber air. Setelah sumur jadi di buat kemudian di pasang lah pupa hisap yang di ujung atas nya di sambung dengan pompa manual yang menggunakan kayuhan tangan manusia untuk menaikan air nya ke permukaan tanah, sumur jenis ini juga di kerjakan secara manual oleh tenaga manusia. Kelebihan dari sumur ini adalah tidak memakan tempat yang luas dan tidak memerlukan tenaga listrik untuk mendapatkan air, anda tinggal semangat memompa saja. Kedalaman sumur ini hampir sama dengan kedalaman sumur gali yaitu sekitar 10 hingga 20 meter tergantung kondisi wilayah anda

3.      Sumur bor

Pembuatan sumur bor sudah menggunakan peralatan yang sedikit canggih. Sumur ini di buat dengan menusukan mata bor yang sudah di sambung dengan pipa besi yang di tancapkan secara vertikal ke dalam tanah, material tanah dan pasir di naikan sedikit demi sedikit menggunakan mata bor tersebut. Untuk menjaga agar tidak mengalami kelongsoran dinding sumur di buat menggunakan pipa paralon yang di masukan ke dalam lubang yang di bor tadi. Setelah sumur jadi selanjut nya adalah memasukan pipa hisap yang di ujung bawah nya sudah di beri saringan dan dop. Dan unjung pipa hisap bagian atas di sambungkan dengan mesin pompa untuk menaikan air ke permukaan tanah. Kedalaman sumur bor bisa mencapai 50 sampai 60 meter di bawah permukaan tanah

4.      Sumur artesis

Sumur artesis adalah sumur moderen yang di buat dengan menggunakan peralatan yang canggih dan moderen yang dapat menembus berbagai lapisan yang ada di dalam tanah baik lapisan tanah liat yang berlumpur hingga lapisan tanah yang berbatu. Cara pembuatan sumur artesis hampir sama dengan pembuatan sumur bor yaitu dengan menancapkan mata bor secara vertikal ke dalam tanah hingga mencapai lapisan tanah aquifer dimana lapisan tanah aquifer ini merupakan lapisan tanah yang mengandung sumber air yang sangat sangat melimpah, air yang terdapat di lapisan equifer memiliki tekanan yang cukup tinggi bahkan ada sumur artesis yang tidak membutuhkan pompa untuk menaikan air dalam tanah ke permukaan karena tekanan air alami yang sangat tinggi. Pengerjaan sumur artesis hanya bisa di lakukan oleh tenaga tenaga ahli yang mengetahui dan memahami lapisan lapisan tanah dan dengan peralatan yang tentunya mumpuni. Kedalaman sumur ini sangat dalam bahkan bisa mencapai kedalaman 250 meter dari permukaan tanah dan melewati lapisan tanah yang padat dan keras, biasanya sumur artesis di gunakan oleh perusahaan perusahaan yang memerlukan sumber air yang banyak
Demikian tadi kami uraikan beberapa jenis sumur yang sering kita jumpai di sekitar lingkungan kita, tetap lah menjaga lingkungan sekitar anda agar tetap asri dan usahakan untuk tidak mengeksploitasi sumber daya alam air yang berlebihan, serta menjaga pasokan suplai air ke dalam tanah agar sumber air yang sangat penting ini tidak mengalami masalah dan bahkan mengalami kekeringan, berlaku bijak tidak hanya pada orang lain tapi juga berlaku bijak dengan lingkungan kita, karena kita hidup dan berkembang di alam, maka jagalah alam dengan baik.



           

Definisi dan pengertian Sumur Gali | suntik sumur jogja



            Suntik sumur jogja saat ini akan memberikan ulasan mengenai sumur gali. Sumur gali adalah salah satu jenis sumur yang umum di gunakan oleh masyarakat Indonesia, sumur yang sering kita ketahui ada beberapa macam jenis sumur yang pertama adalah sumur bor yang pembuatan nya di lakukan dengan mengebor tanah menggunakan pipa parapon hingga kedalaman bias mencapai ratusan meter, yang kedua adalah sumur pompa tangan yaitu sumur yang di buat hamper sama dengan sumur bor, hanya saja sumur jenis ini hanya memiliki kedalaman yang dangkal yaitu antara 15 sampai 20 meter, dan sumur ini menggunakan pompa manual untuk menaikan air ke permukaan tanah, yang ke tiga adalah sumur gali yang cara pembuatan nya di lakukan dengan menggali tanah hingga mencapai sumber air, dan membatasi galian tersebut menggunakan bus beton agar tanah dinding sumur gali tidak longsor dan menutup sumur, sumur jenis ini biasanya menggunakan tali timba yang di ikiat dengan ember untuk dapat menaikan air ke permukaan tanah

Kegunaan sumur gali

            Sumur gali merupakan salah satu jenis sumur yang cara pembuatan nya tidak rumit dan cukup sederhana karena cukup di buat dengan hanya membuat lubang vertical di dalam tanah hingga mencapai sumber air, dan pembuatan nya pun tidak memerlukan keahlian dan teknik khusus, sumur gali biasanya di gunakan oleh masyarakat Yogyakarta maupun Indonesia untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari hari, seperti memasak, mandi dan mencuci. Bahkan sebagian besar masyarakat yang ada di Yogyakarta maupun Indonesia mayoritas masih menggunakan sumur gali ini.
Baca juga artikel mengenai Perbandingan sumur gali dan sumur bor

Karakter kedalaman sumur gali

            Sumur gali biasanya memiliki kedalaman yang berbeda antara daerah yang satu dengan daerah yang lain nya, kedalaman sumur gali ini sangat tergantung di mana letak pembuatan nya. Apabila sumur gali di buat di dataran rendah biasanya kedalaman sumur cukup dangkal antara 4 sampai 8 meter. Akan tetapi jika sumur gali di buat di daerah dataran tinggi, maka kedalaman sumur gali bisa mencapai 20 sampai 25 meter dari permukaan tanah. Kedalaman sumur gali ini karena di tentukan dengan seberapa jauh sumber air dalam tanah dari permukaan tanah itu, jika sumber air semakin jauh di dalam maka semakin dalam juga sumur yang akan di buat. Oleh karena itu ketika anda ingin membuat sumur gali anda dapat terlebih dahulu menduga di mana letak sumber air yang paling dekat dan melimpah dengan cara sederhana atau dengan cara tersebut anda dapat juga menggunakan cara modern dengan pendugaan geolistik.

Standard pembuatan sumur gali

            Sumur gali adalah satu satu nya sumur yang memiliki bibir sumur yang terbuka lebar, biasanya lebar bibir sumur gali tergantung seberapa besar bus beton yang di gunakan, ukuran yang umum di gunakan biasanya memiliki garis tengah antara 0,5 meter hingga 1,2 meter. Dengan bibir sumur yang lebar maka sumur jenis ini sangat mudah mengalami pencemaran dari luar sumur yang kemudian masuk ke dalam sumur. Oleh karena itu, untuk meminimalisir kemungkinan yang besar kemungkinan terjadi maka dalam pembuatan sumur gali harus memperhatikan beberapa hal berikut ini :
1.      Bus beton yang memiliki kedalaman 1 sampai 3 meter dari permukaan tanah di buat dengan bus beton yang kedap air ( tidak dapat di tembus air ) hal ini bertujuan agar menghindari pencemaran sumur yang berasal dari meresapnya limbah di sekitar sumur. Dengan kedalaman dinding sumur kedap air sedalam 3 meter bertujuan untuk menghindari kemungkinan bakteri masuk ke dalam sumur, karena pada kedalaman tersebut bakteri sudah tidak dapat lagi hidup.
2.      Buat lah dinding sumur ke atas permukaan tanah setinggi 0,7 sampai 1 meter dari permukaan tanah, dinding ini di buat dengan tujuan untuk menghinari masuk nya air dari permukaan tanah yang ada di sekeliling nya masuk ke dalam sumur. Oleh karena itu bagian dinding sumur ini juga harus di buat dengan bahan cor beton yang kedap air. Di samping itu dinding sumur ini penting untuk menjaga keselamatan dan menghindari potensi kecelakaan orang yang akan menggunakan sumur itu nantinya.
3.      Di permukaan tanah sekeliling sumur gali tersebut buat lah lantai sumur dengan cor kedap air dengan ukuran minimal panjang 2,5 meter dan lebar 2,5 meter. Fungsi di buat nya lantai sumur ini adalah untuk menghindari resapan air dari permukaan masuk ke dalam sumur, dan juga lantai sumur ini dapat juga di gunakan untuk kegiatan mencuci bagi si pemilik sumur.
4.      Setelah lantai sumur di buat, jangan lupa buat juga saluran pembuangan nya, usahakan ujung pembuangan ini berjarak cukup jauh dari sumur gali anda, dan jika perlu langsung salurkan menuju sumur resapan atau tempat pengolahan limbah di rumah anda.
5.      Agar sumur gali anda lebiah aman dan terjamin dari masuk nya kotoran ke dalam sumur, anda dapat juga membuat atap sederhana, tujuan nya adalah menghindari masuk nya kotoran dan air hujan masuk ke sumur anda.

Kelebihan sumur gali

             Dari masa ke masa ternyata sumur gali masih memiliki eksistensi nya di hati masyarakat Yogyakarta dan Indonesia, ini terbukti dengan masih banyak nya sumur sumur yang masih berfungsi dengan baik di wilayah wilayah Indonesia, bahkan di daerah pedesaan sumur gali masih menjadi andalan bagi masyarakat desa. Hampir setiap rumah di desa memiliki sumur gali. Sumur gali masih menjadi andalan masyarakat karena beberapa keunggulan nya yaitu :
1.      Apabila terjadi mati lampu, sumur gali masih dapat di gunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
2.      Pembuatan nya tidak memerlukan keahlian khusus dan peralatan yang terlalu canggih, sehingga masyarakat di desa pun dapat dengan mudah membuat nya.
3.      Sumur ini dapat di gunakan untuk beberapa rumah sekaligus.
Demikian ulasan kami mengenai sumur gali yang sampai saat ini masih memiliki tempat special di hati masyarakat Indonesia, masyarakat yang memiliki keterbatasan biaya dalam pengadaan sumber air untuk kebutuhan nya maka salah satu alternative nya adalah membuat sumur gali.