Our social:

Latest Post

Kamis, 09 Maret 2017

Sumur gali VS sumur bor | suntik sumur jogja



            Suntik sumur jogja akan mengulas tentang perbandingan antara Sumur gali dan sumur bor. Sumur gali dan sumur bor sebenar nya sama sama merupakan sarana yang di buat oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan sumber air bersih untuk keperluan sehari hari nya seperti masak, minum, mencuci, mandi dan lain sebagai macam nya, di bawah ini akan saya jelaskan mengenai apa itu definisi dari sumur, lalu apa yang di maksud dengan sumur gali, apa yang di sebut dengan sumur bor, serta apa perbedaan di antara kedua jenis sumur ini.

Pengertian sumur

            Sebelum kita membahas mengenai sumur gali dan sumur bor alangkah lebih baik nya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu yang di maksud dengan sumur dan apa fungsi sumur bagi manusia.
            Pada prinsip nya yang di maksud dengan sumur adalah salah satu sarana yang di buat oleh masyarakat atau manusia untuk mendapatkan sumber air yang bersih, sumur di buat dengan cara membuat lubang dalam tanah hingga mencapai lapisan tanah yang mengandung sumber air bawah tanah, sumber air bawah tanah adalah salah satu sumber air yang memiliki kualitas baik yang layak untuk di pergunakan dan di konsumsi oleh manusia. Jika di bandingkan dengan sumber air yang lain nya seperti air danau, air hujan bahkan air laut, akan jauh lebih layak air sumur jika ingin di gunakan untuk di konsumsi, karena sumber air dalam tanah belum mengalami pencemaran, dan kandungan pencemaran kimia, fisika, bahkan biologi nya paling sedikit dan bahkan belum tercemar.
            Maka dari itu air sumur selalu menjadi sumber air yang fital yang harus di miliki masyarakat jika ingin mendapatkan sumber air yang berkualitas baik dan layak untuk di konsumsi.

Baca juga artikel mengenai Sumber air di bumi

Sumur gali

            Sumur gali adalah sumur yang di buat secara maunual oleh masyarakat dengan menggali permukaan tanah hingga kedalaman sekitar 10 hingga 20 meter tergantung bagaimana karakteristik lapisan tanah di daerah tersebut, sumur gali memiliki lubang terbuka dengan diameter lubang sekitar 1 meter hingga 1,5 meter. Sumur gali biasanya menggunakan bantuan tali timba dan ember yang di ikat di salah satu ujung tali untuk dapat menaikan air di dasar sumur ke atas permukaan. Sumur gali biasanya memiliki beberapa komponen yang wajib ada sebagai penunjang yaitu adanya atap untuk melindungi sumur dari masuk nya air hujan serta lantai sumur yang kedap air untuk meminimalisir terjadinya kontaminasi terhadap air sumur oleh meresap nya air permukaan. Namun ahir ahir ini banyak masyarakat yang menggunakan bantuan pompa air dangkal untuk dapat mengalirkan air ke permukaan.

Sumur bor

            Sumur bor adalah sumur yang di buat dengan menggunakan mesin dan pengerjaan nya bias di bilang canggih, sumur bor bias memiliki kedalaman hingga 300 meter ke dalam permukaan tanah. Sumur bor di buat dengan cara menancapkan mata bor yang telah di sambung menggunakan pipa secara vertical ke dalam tanah, pengerjaan sumur bor relative lebih cepat karena menggunakan mesin, dalam pengerjaan nya sumur bor hanya bias di lakukan oleh tenaga yang sudah berpengalaman karena pengenjaan nya membutuhkan pengetahuan mengenai karakteristik lapisan tanah dan dapat memperkirakan di kedalaman berapakah sumur bor akan mendapatkan sumber air yang paling bagus. Sumur bor tidak banyak memerlukan tempat karena sumur ini hanya berupa lubang kecil sekitar diameter 5 hingga 10 centimeter,

Perbedaan antara sumur gali dan sumur bor

            Dari uraian di atas kita dapat melihat banyak perbedaan di antara sumur gali dan sumur bor, untuk mempermudah anda dalam membedakan nya kami akan mencoba mengelompokan perbedaan perbedaan tersebut
1. Dalam pembuatan nya sumur gali di kerjakan secara tradisional dan manual, sementara sumur bor di kerjakan dengan modern dan canggih
2. Jika di lihat dari bentuk nya dapapat kita lihat dengan jelas jika sumur gali memiliki diameter lubang sumur yang cukup lebar yaitu 1 hingga 1,5 meter sedangkan sumur bor hanya memiliki diameter lubang 5 hingga 10 centimeter saja, tentu perbedaan ini sangat mencolok.
3. Evisiensi tempat. Jika kita berbicara mengenai efisiensi tempat maka dapat kita katakana bahwa sumur gali sangat memakan tempat yang luas jika di bandingkan dengan sumur bor yang tidak banyak memakan tempat,
4. Karena sumur bor kedalamn nya lebih jauh yaitu sekitar 200 hingga 300 metar maka kualitas air yang di hasilkan pun lebiah baik sumur bor daripada sumur gali yang hanya memiliki kedalaman 10 hingga 30 meter yang jelas masih sangat berpotensi mengalami pencemaran air
5. Dalam pembuatan nya sumur gali tidak memerlukan peralatan yang canggi, cukup dengan peralatan sederhana anda sudah bias membuat sumur gali, dari pada sumur bor yang harus menggunakan mesin canggih untuk mengebor tanah.
6. Dengan kedalaman yang lebih rendah maka sumur gali tidak perlu menggunakan pompa berkekuatan sumper untuk menaikan air ke dalam sumur bahkan anda bisa menggunakan cara manual dengan menimba air, daripada sumur bor yang harus menggunakan mesin yang memiliki kekuatan besar sehingga banyak memakan daya listrik
7. Dari segi biaya pembuatan nya sumur gali lebih murah daripada pembuatan sumur bor.
8. Jika mengalami mati listrik sumur gali masih bias menghasilkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.
Demikian diatas kami uraikan mengenai sumur gali dan sumur bor dan apa saja perbedaaan antara kedua sumur tersebut, semoga uraian diatas bisa membantu anda untuk dapat menentukan apakah anda akan membuat sumur gali ataukah membuat sumur bor untuk menyediakan sumber air bersih di rumah anda.


Sumber air di bumi | suntik sumur jogja



          Suntik sumur jogja akan menjelaskan keada anda mengenai Sumber air di bumi yang menjadi salah satu sumber daya alam yang melimpah, jika kita lihat sebagian besar penyusun bumi ini terdiri dari air. Mulai dari air laut, air sungai, air hujan dan air tanah. Air merupakan sumber daya alam yang sangat berperan penting untuk kehidupan, khusus nya untuk menunjang kehidupan manusia. Manusia sangat memerlukan air untuk memenuhi kebutuhan hidup nya seperti minum, memasak, mencuci dan mandi. Namun dari beberapa jenis air di atas hanya beberapa sumber air yang layak untuk di konsumsi manusia.
            Untuk memenuhi kebutuhan manusia sumber air harus memenuhi beberapa standard yang ada agar tidak menimbulkan penyakit dan permasalahan bagi manusia, karena semakin maju perkembangan jaman tentunya membawa dampak yang sangat signifikan terhadap ketersediaan air bersih yang layak untuk di konsumsi manusia, karena polusi dan perncemaran lingkungan sekarang banyak menyebabkan ikut tercemar nya sumber sumber air yang ada. syarat syarat air yang layak untuk di konsumsi tersebut antara lain adalah :
1.      Berwarna jernih
Air yang jernih menandakan bahwa air tersebut tidak mengandung larutan kotoran fisika yang ikut terlarut dalam air tersebut.
2.      Tidak berbau
Air yang tidak berbau menandakan bahwa dalam air tersebut tidak mengandung bakteri bakteri jahat yang bisa mengganggu kesehatan manusia.
3.      Tidak berasa
Air yang tidak berasa adalah air yang terhindar dari larutan bahan kimia, misalkan apabila sumur anda berasa asin maka sumber air sumur anda terkontaminasi garam dan larut dengan air tersebut
4.      Mempunyai suhu sejuk
Air yang mempunyai suhu yang sejuk adalah kondisi dimana air tersebut dalam kondisi yang baik.
5.      Standard PH/ keasaman air
Standard air yang baik untuk di konsumsi oleh manusia ada pada kisaran PH 6,5 hingga 7,5 derajat.
            Apabila sumber air sudah memenuhi standard tersebut berarti air itu sudah layak untuk di konsumsi dan di pergunakan. 
Baca juga artikel mengenai cara menjernihkan air keruh di rumah anda

Jenis jenis air

            Di bumi ini tentu banyak terdapat sumber sumber air, dan dari mana sumber air ini lah yang kemudian kita gunakan untuk mengklasifikasi kan jenis jenis air yang ada di muka bumi ini dan apakah sumber air tersebut layak untuk di konsumsi, jika kita golongkan ada tiga jenis air yang ada di bumi ini yaitu air permukaan, air angkasa dan air tanah, untuk itu kita akan coba untuk menguraikan satu persatu jenis air yang ada.

1.      Air permukaan

Air permukaan adalah air yang berasal dari air hujan yang tidak mampu menyerap ke dalam tanah dan menggenang di atas pemukaan tanah, air ini muncul karena di suatu daerah tersebut merupakan suatu daerah dengan kondisi tanah yang rapat dan padat, sehingga tidak mempunyai lubang pori pori untuk jalan merasap nya air kedalam tanah. Air permukaan ini akan cenderung mengalir ke permukaan tanah yang lebih rendah.
            Air tanah seperti ini memiliki kualitas yang buruk apabila di gunakan untuk konsumsi manusia karena sudah terpapar atau tercemar polutan polutan yang ada di lapisan permukaan tanah, seperti pencemaran oleh limbah pabrik, pencemaran peptisida pertanian, debu dan lumpur pun menjadi salan satu polutan yang terlarut dalam air permukaan, air permukaan yang sering kita jumpai ada beberapa tempat yaitu :

A.    Air sungai

Air sungai adalah air yang mengalir dari dataran tinggi menuju dataran rendah sumber air ini berasal dari sumber air yang ada di pegunungan, kualitas air sungai dapat kita bedakan menjadi dua yaitu kualitas air sungai di hulu sungai biasanya memiliki kualitas yang baik untuk di pergunakan untuk minum dan memasak karena air belum bercampur dengan berbagai pencemaran, akan tetapi untuk air  sungai yang berada di hilir sungai justru memiliki kualitas yang buruk dan tidak cocok untuk di konsumsi manusia, air sungai di hilir biasanya hanya di manfaatkan untuk keperluan pengairan sawah sawah masyarakat, bukan untuk di minum dan untuk memasak.

B.     Air danau

Air danau adalah salah satu air permukaan yang terjebak di suatu cekungan dalam suatu wilayah, sehingga mengakibatkan menggenang nya air tersebut karena tidak dapat mengalir kemana mana dan daerah cekungan tersebut pun merupakan daerah yang sulit untuk meresapkan air ke dalam tanah, air jenis ini memiliki tingkat kelayakan yang kurang bagus, karena air danau biasanya tercemar oleh tumbuhan yang membusuk di sekitar danau tersebut, sehingga menyebabkan meningkatknya kadar logam besi dan mangan yang cukup tinggi juga, air danau biasanya memiliki warna agak kecoklatan.

C.     Air laut

Air laut merupakan air permukaan terbesar yang ada. Hampir sebagian besar bumi ini di tutupi oleh air laut, air laut memiliki kandungan garam yang sangat tinggi sehingga membuat air laut berasa begitu asin. Karena kandungan garam dan organik nya yang sangat tinggi sehingga membuat air laut tidak bisa di gunakan secara langsung untuk di konsumsi. Anda perlu melakukan pemrosesan air laut ini untuk dapat di jadikan air minum, untuk menghilangkan senyawa organik dan kandungan garam nya.


2.      Air Angkasa

Air angkasa adalah air yang terkandung di atas permukaan bumi, air di angkasa setidak nya memiliki kadar yang cukup tinggi di bumi yaitu 0,001 persen dari total keseluruhan air yang ada di muka bumi ini. Air angkasa ini terbagi menjadi beberapa kategori yaitu :

A.    Air hujan

Air hujan adalah air yang turun dari atas langit, air hujan dapat terjadi karena adanya proses penguapan air permukaan karena terik matahari, uap air ini kemudian naik dan terbang menuju atmosfer bumi, karena suhu udara di lapisan atmosfer lebih rendah sehingga manyababkan uap air ini mengalami proses kondensasi dan menggumpal menjadi titik titik air di atas awan. Karena titik titik air ini memiliki berat jenis yang tinggi sehingga menyebabkan titik air ini jatuh kembali ke bumi dalam bentuk hujan. Air hujan biasanya memiliki tingkat keasaman air yang rendah, kualitas air hujan juga di tentukan oleh kondisi udara di sekitar, apabila udara suatu kawasan tercemar maka air hujan nya pun mengandung pencemaran.

B.     Air salju

Proses terjadinya hujan salju sebenar nya hampir sama dengan proses terbentuk nya hujan, yang membedakan adalah suhu udara yang menyebabkan turun nya hujan salju sangat rendah sehingga menyebabkan titik air yang menggumpal kemudian langsung membeku dan turun ke bumi dalam bentuk bekuan air berwarna putih

C.     Air es.

Proses terjadinya hujan es juga sama dengan hujan dan hujan salju hanya saja suhu udara di wilayah itu mencapat di bawah 0 derajat celcius, sehingga air yang menggumpal di atas langit menggumpal dan membentuk batuan batuan es yang padat dan jatuh ke bumi dalam bentuk batu es.

3.      Air tanah

Air tanah adalah sumber air yang berada di bawah lapisan tanah. Berdasarkan letak nya di dalam tanah air tanah di bagi menjadi duah bentuk yaitu air tanah dangkal dan air tanah dalam. Air tanah memiliki jumlah yang besar yaitu 0.6 persen dari total seluruh jumlah air yang ada di bumi.
Air tanah sering kali di gunakan oleh masayarakat untuk minum, memasak dan lain sebagai nya. Karena air dari dalam tanah ini adalah salah satu sumber air yang berkualitas yang ada di bumi sehingga cocok untuk di gunakan. Hampir seluruh umat manusia mengambil air dari  sumber air bawah tanah,
Untuk dapat mengambil air tanah ini anda harus membuat sumur dengan kedalaman yang berbeda beda untuk mencapai lapisan tanah yang mengandung air. Kedalaman ini biasanya sekitar 10 sampai 20 meter untuk sumur dangkal dan 150 hingga 250 meter untuk sumur dalam, tergantung seberapa kebutuhan air yang anda perlukan.

Serba serbi sumur gali | suntik sumur jogja



            Suntik sumur jogja akan sedikit mengulas tentang sumur gali.  Sumur gali merupakan sumur yang biasa kita lihat sehari hari, yaitu sumur dengan bentuk lingkaran yang dibuat dengan menggali tanah hingga menemukan sumber air yang dapat di gunakan untuk keperluan sehari hari. Sumur gali merupakan sumur tradisional yang keberadaan nya hingga saat ini masih sangat eksis apalagi untuk masyarakat di desa karena pembuatan nya cukup mudah dan tidak memerlukan peralatan yang canggih
            Ketersediaan air bersih menjadi hal yang penting bagi seluruh masyarakat jogja maupun Indonesia, tak dapat kita pungkiri untuk kehidupan sehari hari kita selalu memerlukan air bersih, namun saat ini sumber air bersih semakin lama semakin sulit di dapatkan karena lingkungan yang tercemar dan semakin berkurang nya air tanah yang ada sehingga semakin menyulitkan kita untuk mendapatkan air bersih. Untuk masyarakat di kota tentu sudah mengenal air PAM, namun yang sering kita alami adalah air yang keluar dari PAM tidak layak untuk di konsumsi, karena berwarna kecoklatan, selain itu air PAM juga hanya memiliki debit air yang kecil, sehingga terkadang kita harus menunggu beberapa saat untuk dapat menggunakan air PAM.
            Maka dari itu pembuatan sumur menjadi hal yang penting untuk semua masyarakat jogja dan Indonesia untuk tetap dapat memperoleh sumber air yang bersih dan melimpah. Sumur sendiri ada berbagai macam jenis nya, mulai dari sumur gali hingga sumur bor, tergantung bagaimana kebutuhan anda terhadap ketersediaan air bersih.

Kelebihan sumur gali

1.      Sumur gali dalam proses pembuatan nya tidak memerlukan peralatan yang canggih dan modern, sehingga dapat di kerjakan oleh tukang sumur sederhana,
2.      Biaya pembuatan nya pun relative lebih murah jika di bandingkan dengan biaya pembuatan sumur bor.
3.      Jika dalam keadaan mendesak seperti mati listrik, sumur gali masih dapat di gunakan karena sumur gali memiliki lubang terbuka yang cukup lebar antara 1 hingga 1,5 meter sehingga dapat dengan mudah mengambil air nya dengan menggunakan bantuan tali dan ember yang di ikatkan pada ujung nya.
4.      Lantai sumur gali dapat di gunakan untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan air, seperti mencuci dan lain sebagaimacam nya.

Prasyarat pembuatatn sumur gali

            Yang perlu di perhatikan ketika anda ingin membuat sumur gali anda harus memperhatikan hal hal berikut agar sumur gali anda tidak tercemar oleh limbah dari permukaan tanah, hal yang harus di lakukan adalah :
1.      Sumur harus berada setidak nya 10 meter dari tempat pembuangan ( septic tank, selokan, tempat pembuangan sampah) agar air sumur tidak tercemar oleh bakteri yang mungkin saja terbawa oleh resapan dari tempat pembuangan tersebut
2.      Dinding sumur sedalam 3 meter dari atas permukaan tanah harus di buat dari bahan yang kedap air, agar mencegah meresapnya air permukaan masuk ke dalam sumur anda
3.      Lantai sumur juga harus di buat dengan bahan yang kedap air, anda bias menggunakan keramik atau memplester lantai sumur anda, fungsi nya hamper sama yaitu untuk menghindari peresapan air di sekitar sumur anda.
4.      Dinding sumur di buat agak tinggi menjorok ke atas permukaan tanah, untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan saat anda sedang mengambil air sumur.
5.      Buatlah saluran pembuangan untuk mengalirkan air dari lantai sumur

Kekurangan sumur gali

            Di samping kelebihan sumur gali yang masih tetap bias di gunakan saat keadaan mendesak seperti saat mati lampu, ternyata sumur gali juga memiliki kekurangan di bagian lain nya yaitu :
1.      Sumur gali sedikit memakan tempat lebih besar di bandingkan dengan sumur bor, karena sumur gali memiliki lubang terbuka yang cukup lebar, di tambah harus adanya lantai sumur yang menambah keharusan luas area yang di gunakan, sumur gali akan sulit di buat jika berada di tempat tempat yang padat penduduk seperti kota kota besar karena terbatas nya area.
2.      Sumur gali juga sering mengalami permasalahan seperti kekeringan di saat musim kemarau yang panjang, itu di sebabkan karena sumur gali hanya memiliki kedalaman sumur yang sangat terbatas dan bias di katakana dangkal jika di bandingkan dengan sumur bor yang bias mencapai ratusan meter dalam nya.

Solusi pembuatan sumur gali

             Di samping keterbatasan yang ada ternyata sumur gali yang sering mengalami kekeringan dapat sangat mudah di atasi tanpa harus membuat sumur baru, yaitu dengan cara suntik sumur. Apa itu suntik sumur ? mungkin banyak dari anda yang bertanya apa itu suntik sumur, jadi suntik sumur itu adalah salah satu cara untuk memperbaiki sumur gali yang mengalami kekeringan dengan cara mengebor dasar sumur dengan menggunakan pipa hingga mencapai lapisan tanah bagian dalam, yang mengandung sumber air yang lebih tinggi.
Baca juga artikel mengenai Jenis jenis sumur

Keuntungan suntik sumur

            Dengan solusi suntik sumur ada beberapa keuntungan bagi anda yang sudah memiliki sumur gali namun terkadang mengalami kekeringan di musim kemarau, keuntungan tersebut adalah :
1.      Anda tidak perlu mencari lokasi baru untuk membuat sumur yang baru, bagi anda yang tinggal di kota tentu cara ini paling efektif untuk mengatasi kekeringan air sumur.
2.      Anda masih tetap bias menggunakan sumur anda secara manual dengan menggunakan timba.karena suntik sumur tidak menghilangkan sumur gali anda yang sebelum nya sudah di buat
3.      Alas an paling logis adalah biaya suntik sumur lebih murah jika harus membuat sumur yang baru. Solusi ini tentu solusi yang paling di cari oleh semua masyarakat jogja dan Indonesia yang memiliki masalah sumur yang mengalami kekeringan.